News & Article Details

Analisis Vitamin D3 Menggunakan Sistem HPLC Vanquish dan Kolom Accucore XL C18 4um

Baru-baru ini viral video seorang influencer mengaku mengonsumsi pil vitamin D3 setiap hari selama program diet dan berdampak terhadap penurun berat badan. Tapi, apakah iya?

Vitamin adalah senyawa aktif biologis yang bertindak sebagai agen pengontrol bagi kesehatan dan pertumbuhan normal suatu organisme. Kadar vitamin dalam makanan mungkin serendah beberapa mikrogram per 100 g. Vitamin sering kali disertai dengan kelebihan senyawa dengan sifat kimia yang serupa. Jadi, tidak hanya kuantifikasi tetapi juga identifikasi wajib dilakukan untuk mendeteksi vitamin dalam makanan.

Seorang Dokter Spesialis Olahraga menjelaskan bahwa tidak ada kaitan secara langsung antara vitamin D jenis apa pun dengan penurunan berat badan. Ia menganjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D3 diiringi dengan aktivitas lain seperti tetap rutin berolahraga. Angka Kecukupan Gizo (AKG) vitamin D secara umum untuk usia dewasa adalah 15 mcg per hari.

Berikut  adalah sejumlah manfaat Vitamin D3 :

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Mengurangi peradangan
  • Meningkatkan fungsi jantung
  • Mencegah dan mengatasi penyakit seperti rakitis, osteoporosis dan hipoparatiroid

Lalu bagaimana caranya menganalisis vitamin D3 dalam suplemen kesehatan?

Vitamin umumnya merupakan senyawa labil yang tidak boleh terkena suhu tinggi, cahaya, atau oksigen. HPLC memisahkan dan mendeteksi senyawa ini pada suhu ruangan dan menghalangi oksigen dan cahaya. Vitamin D3 dapat di analisis menggunakan sistem HPLC Vanquish dengan kolom Accucore XL C18 4um. Berdasarkan Core Enhanced Technology™ menggunakan kolom dengan partikel 4 um meningkatkan efisiensi pemisahan yang tinggi dan batas  deteksi yang lebih rendah melampaui kolom dengan ukuran partikel 5 bahkan 3 um. Ultra-stable packed bed menghasilkan kolom yang luar biasa kuat yang menunjukkan retensi dan reproduktifitas respons yang sangat baik.

Kondisi HPLC yang digunakan untuk analisis Vitamin D3, dapat menggunakan fase gerak asetonitril dan methanol  dengan perbandingan 80:20 dengan laju alir 1 mL/min.

Tabel 1 menunjukkan bahwa penggunaan Accucore XL memberikan peningkatan efisiensi rata-rata sebesar 82% untuk semua enam senyawa jika dibandingkan dengan kolom yang sepenuhnya berpori.

Peningkatan laju alir menjadi 1,5 mL/menit mengurangi waktu analisis selama 3 menit dengan dampak yang hanya kecil pada efisiensi dan resolusi (Gambar 2). Vitamin D2 dan D3 dapat terpisahkan dengan baik dengan nilai resolusi 2,3 dengan tekanan balik ganya 97 bar.

Penggunaan kolom Accucore XL C18 4 µm memberikan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan kolom berpori penuh ukuran 5 µm dalam kondisi kromatografi yang sama tanpa perubahan konfigurasi sistem. Resolusi meningkat sebesar 30% dan efisiensi meningkat rata-rata sebesar 82%.

Baca appnotes lengkapnya disini.

Anda sedang mencari instrumen HPLC dan aksesorisnya? Atau ingin berdiskusi dengan kami terkait laboratorium ? Silakan hubungi kami di sales@wiralab.co.id

Share the Article