News & Article Details

pemisahan campuran

Pemisahan Campuran Kromatografi Untuk Analisis Spesiasi

Membedakan antara bentuk kimia dari suatu elemen (misalnya, Hg organic dan Hg inorganic) telah menjadi kebutuhan penting untuk analisis makanan, lingkungan, dan farmasi. Dahulu, mengukur jumlah total elemen sudah cukup. Namun, efek suatu elemen secara spesifik jauh melebihi jumlah totalnya. Bentuk elemen yang berbeda dapat menunjukkan sifat fisikokimia yang sangat berbeda, termasuk tingkat toksisitasnya. Proses pemisahan campuran kromatografi dan kuantifikasi bentuk kimia yang berbeda dari suatu elemen dilakukan secara khusus disebut analisis spesiasi, hal ini dilakukan untuk dapat menentukan berbagai bentuk kimia elemen baik itu dalam bentuk organik maupun inorganik. Sehingga dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang dampaknya terhadap lingkungan atau kesehatan pada sampel tertentu.

Salah satu contoh sampel yang perlu dipisahkan dua elemennya melalui analisis spesiasi adalah arsen dan merkuri. Kedua elemen menunjukkan toksisitas yang berbeda antara bentuk inorganik dan organiknya. Arsenik (As) dalam bentuk inorganiknya (As (III) dan As (V)) memiliki tingkat toksisitas sangat beracun, sedangkan bentuk organik (arsenobetaine) tidak berbahaya. Demikian pula, senyawa merkuri organik, seperti metil merkuri, ditemukan secara signifikan lebih beracun daripada garam merkuri inorganik. Unsur lain yang memerlukan analisis spesiasi untuk Pemisahan campuran kromatografi adalah kromium. Kromium (III) adalah elemen penting pada manusia sedangkan kromium (VI) dikenal dengan sifatnya yang karsinogenik.

Analisis spesiasi dapat dibagi menjadi dua komponen: pemisahan spesies individu dengan Ion Chromatography serta deteksi unsur dan trace kuantifikasi menggunakan ICP-MS. Metode gabungan ini disebut Ion Chromatography – Inductively Coupled Plasma Mass Spectroscopy (IC ICP-MS). Inductively Coupled Plasma Mass Spectroscopy (ICP-MS) merupakan detektor unsur yang sangat sensitif yang bila dipasangkan dengan teknik pemisahan selektif seperti Ion Chromatography sehingga mampu memberikan informasi bentuk kimia yang diperlukan untuk analisis spesiasi.

Manfaat Pemisahan Campuran Kromatografi Pada IC ICP-MS

  • IC bebas logam sehingga mampu memisahkan spesies individu tanpa adanya kontaminasi dari instrument
  • IC-ICP-MS bertindak sebagai sistem deteksi elemen yang sangat sensitif dan spesifik

 

Konfigurasi sistem IC dengan ICP-MS dapat disesuaikan dengan budget, kekuatan, performa, dan kebutuhan deteksi untuk aplikasi anda.

Metal-free IC system ICP-MS system Software
Memisahkan ion spesies

secara individual tanpa

adanya kontaminasi logam

Deteksi dankuantifikasi

trace element 

Kontrol dan memproses data,

memudahkan alur kerja dan

memaksimalkan efisiensi

• Aquion IC system

• Integrion IC system

 ICS 6000 HPIC system

• iCAP RQ ICP-MS

• iCAP TQ ICP-MS

• Qtegra Intelligent Scientific Data Solution

 

Penentuan Spesies Chromium dengan ICP-MS

Kromium ditemukan secara alami di bebatuan, tanah, tumbuhan dan hewan, tetapi dapat juga masuk ke lingkungan sebagai akibat dari aktivitas manusia. Seperti unsur lainnya, kromium ditemukan dalam berbagai tingkat oksidasi, sehingga nilainya sangat bervariasi dalam segi toksisitas, nilai gizi, bioaktivitas, dan mobilitas lingkungan. Dalam jumlah kecil, trivalent chromium (Cr (III)) dianggap sebagai nutrisi penting yang meningkatkan metabolisme insulin, gula, dan lipid. Sebaliknya, hexavalent chromium (Cr (VI)) adalah racun dan dapat menyebabkan gangguan pada saluran pernapasan, lambung, iritasi usus, anemia, dan dikenal sebagai karsinogen manusia. Cr (VI) dapat larut ke dalam sumber air minum secara alami, tetapi air minum juga dapat terkontaminasi oleh proses industri seperti pengolahan kayu dengan tembaga dikromat, tanning bahan kulit dengan kromium sulfat, dan peralatan masak stainless steel.

 

Oleh karena itu, analisis total kromium tidak cukup untuk mengetahui tingkat toksisitasnya, diperlukan analisis spesiasi. Pemisahan campuran kromatografi dilakukan untuk memisahkan spesies unsur yang berbeda, sehingga ICP-MS dapat dengan mudah menentukan jumlah total unsur yang ada. Karena Cr (III) dan Cr (VI) memiliki muatan yang berbeda, metode pertukaran anion pada IC menjadi metode pemisahan yang ideal untuk analisis spesiasi ini.

Share the Article
X